Selamat Datang Di Website HalamanRiau.Com || Berita Seputar Riau || Halaman Riau Terkini HalamanRiau.Com || Berita Seputar Riau || Halaman Riau Terkini. Banyak Peserta Tes SKD Penerimaan CPNS 2018 yang Gagal, KemenPAN RB Siapkan Kebijakan Baru - HalamanRiau.Com || Berita Seputar Riau || Halaman Riau Terkini.

Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Banyak Peserta Tes SKD Penerimaan CPNS 2018 yang Gagal, KemenPAN RB Siapkan Kebijakan Baru

admin November 15, 2018 0
Banyak Peserta Tes SKD Penerimaan CPNS 2018 yang Gagal, KemenPAN RB Siapkan Kebijakan Baru

HALAMANRIAU.COM – Hingga saat ini peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) masih minim.

Hal tersebut dikemukakan petugas Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Suwardi.

Bahkan seperti diketahui, sampai saat ini baru sekitar tiga persen peserta yang telah melampaui nilai ambang batas (passing grade).

Pasalnya banyak peserta yang gugur dalam Tes Karakteristik Pribadi (TKP) akibat mereka tidak bisa mencapai nilai yakni 143.

Padahal formasi yang harus diisi ada 238.015 orang. Terkait hal itu, KemenPAN-RB terus membahas masukan-masukan dari berbagai pihak dalam rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

“Rapat masih berlanjut, banyak opsi tapi belum diputuskan. Belum final, insyaallah secepatnya,” kata Suwardi.

Penurunan passing grade, penerapan sistem rangkingan dari jumlah total nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan juga Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Adapun opsi lain yakni posisi yang kosong akan dialokasikan untuk penerimaan CPNS selanjutnya.

“Ini juga masih dibahas, kemungkinan akan tetap kosong dan dilimpahkan pada tes berikutnya,” ungkap Suwardi.

Ia berharap Panselnas secepatnya selesai dan bisa memutuskan kebijakan yamg terbaik untuk para peserta maupun instansi.

Sebab ia ingin PNS yang lahir nantinya bisa mengabdi dengan baik kepada bangsa dan memajukan tempat kerjanya.

“Kami ingin PNS yanh bekerja mengabdi untuk bangsa. Jadi kita pingin anak-anak yang pintar bisa mengabdi untuk pemerintahan,” harapnya.

Namun diketahui Wakil Presiden Jusuf Kalla tak setuju jika passing grade diturunkan, menurutnya masalah itu masih bisa disiasati dengan berbagai cara lain yang lebih baik.

Pemerintah sendiri melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) akan menyiapkan kebijakan baru untuk mengantisipasi kekosongan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Pasalnya banyak peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang tidak memenuhi nilai ambang batas (Passing grade) terlebih di Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Suwardi mengatakan, hal ini masih menjadi pembahasan dalam rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

“Kita memang mengadakan rapat Panselnas, tapi sampai saat ini belum final ya,” ujar Suwardi.

Namun dalam waktu dekat, KemenPAN-RB akan segera mengumumkan hasil keputusan yang selama ini dibahas.

“Belum ada keputusan resmi, yang jelas Insyaallah sehari dua hari ini akan diumumkan, tunggu saja,” kata Suwardi.

Meskipun belum dapat memastikan keputusannya seperti apa, Suwardi memberitahukan beberapa opsi yang dibahas dalam rapat Panselnas.

“Saya belum tahu. Bisa penurunan passing grade, bisa juga perangkingan dari nilai TWK, TIU atau TKP,” ungkap Suwardi

Diketahui nilai minimal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 75, Tes Intelegensia Umum (TIU) 80 dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 143.

Suwardi pun tak menampik jika nantinya ada beberapa posisi yang tetap dikosongkan dan dilimpahkan untuk pemilihan CPNS berikutnya.

“Ini masih dibahas, kemungkinan akan tetap kosong dan dilimpahkan pada tes berikutnya atau passing grade yang diturunkan,” katanya.

Leave A Response »